Biografi Jusuf Kalla, Dari Aktivis HMI Hingga Jadi Wakil Presiden Indonesia

Media Makassar Nasional Politik Terkini

MAKASSSAR, KABAR SULSEL- Jusuf Kalla, atau lebih dikenal dengan akronim JK, adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah politik Indonesia. Lahir pada 15 Mei 1942 di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, JK adalah anak kedua dari 17 bersaudara dari pasangan Haji Kalla dan Athirah, pengusaha keturunan Bugis yang memiliki bendera usaha Kalla Group.

Pendidikan

Di masa mudanya, Jusuf Kalla akrab disapa oleh masyarakat dengan panggilan Daeng Ucu. Dia aktif dalam organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, termasuk Pelajar Islam Indonesia (PII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Dewan Mahasiswa Universitas Hasanuddin. Sebelum terjun ke politik, JK juga pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Sulawesi Selatan.

Pendidikan formalnya dimulai di SMA Negeri 3 Makassar, lalu melanjutkan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin hingga lulus pada 1967. Kemudian, JK melanjutkan studinya di The European Institute of Business Administration, Prancis, pada 1977.

Karier Wirausaha

Pada tahun 1968, Jusuf Kalla menjadi CEO dari NV Hadji Kalla. Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang pesat dari bisnis ekspor-impor menjadi perusahaan multisektor yang mencakup perhotelan, konstruksi, transportasi, dan banyak lagi.

Karier Politik

JK memulai karier politiknya dengan bergabung dengan Partai Golongan Karya (Golkar). Dia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di era Megawati Soekarnoputri dan Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era Abdurrahman Wahid.

Pada Pemilu Presiden 2004, JK maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono dan berhasil memenangkan pemilihan. Namun, pada Pemilu Presiden 2009, upaya JK sebagai calon presiden tidak berhasil, meskipun pada Pemilu Presiden 2014, ia kembali maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo dan berhasil memenangkan pemilihan tersebut.

Kehidupan Pribadi dan Penghargaan

Jusuf Kalla menikah dengan Mufidah dan memiliki lima anak. Pada tanggal 10 September 2011, ia mendapat gelar doktor Honoris Causa dari Universitas Hasanuddin, Makassar.

Tanda Kehormatan

Sebagai Wakil Presiden, Jusuf Kalla telah menerima berbagai tanda kehormatan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Diantaranya adalah Bintang Republik Indonesia Adipradana, Bintang Mahaputera Adipurna, dan Commander of the Order of Leopold dari Belgia.

Jusuf Kalla adalah sosok yang memiliki peran ganda sebagai wirausahawan sukses dan politikus berpengaruh. Dengan karier yang cemerlang, ia telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan politik dan ekonomi Indonesia. Meskipun telah memasuki masa pensiun dari politik aktif, namun warisan dan pengaruhnya tetap terasa hingga kini dalam dinamika politik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *